Setelah ku pikir-pikir, di usiaku yang semakin
beranjak ini aku belum bisa memberikan apa-apa yang berarti untuk negaraku,
tapi negaraku sudah memberikan banyak hal kepadaku. Tempatku berteduh,
keamanan, jaminan hidup dan semuanya, sehingga aku benar-benar merasa sebagai
warga dunia. Aku belum bisa memberikan apa-apa yang bisa membuat negaraku
bangga, kerjaanku hanya menuntut dan menuntut, mengkritik para awak yang telah
bekerja demikian keras dikursi parlemen. Ketika aku duduk manis di bangku
sekolah, menikmati ilmu-ilmu yang diberikan guru, para awak negaraku sedang
berpikir keras, berdebat, tak jarang stres menghampiri karena memikirkan negara
yang begitu luas dengan manusia yang begitu melimpahnya. Para awak itu berusaha
membuat manusia di negara ini merasa senang, di ayomi, hidup tenteram aman dan sejahtera. Berusaha
mewujudkan janji-janji manisnya ketika musim kampanye dulu. Setiap detik hanya
negara-negara-dan-negara. Ketika malam hari aku asyik tidur nyenyak dipelukan
hangat ibu, para awak negaraku sedang mematut didepan komputer dengan segala
data-data yang tentu saja takkan mungkin kumengerti, tak jarang dahinya
berkerut, sepasang mata berbingkai kaca matanya semakin terasa panas karena
semenjak tadi belumlah istirahat.
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan


