ANALISA JENIS TULISAN FIKSI DAN NONFIKSI



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Fiksi adalah suatu karya sastra yang mengungkap realitas kehidupan sehingga mampu mengembangkan daya imajinasi, sedangkan non fiksi adalah karya sastra yang dibuat berdasarkan data – data yang otentik saja, tapi bisa juga data itu dikembangkan menurut imajinasi penulis. Kemudian karya fiksi dan nonfiksi di bagi menjadi beberapa jenis tulisan beserta fungsi-fungsinya. untuk pemula terkadang masih mengalami kesulitan dalam membuat karya baik itu fiksi maupun nonfiksi, untuk itu di butuhkan beberapa kiat-kiat yang dapat membantu dalam penulisan. Maka dari itu kami menyusun makalah ini dengan judul Analisa Jenis-Jenis Tulisan Fiksi dan Nonfiksi serta Kiat-Kiat Bagi Pemula, dengan maksud dan tujuan agar mempermudah penulis pemula dalam memahami jenis-jenis tulisan untuk kemudian dapat menuliskannya sendiri.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa saja jenis-jenis tulisan fiksi?
2.      Apa fungsi jenis-jenis tulisan fiksi?
3.      Apa saja jenis- jenis tulisan non fiksi?
4.      Apa fungsi jenis tulisan non fiksi?

1.3  Tujuan
1.      Untuk mengetahui jenis-jenis tulisan fiksi
2.      Untuk mengetahui fungsi dari jenis-jenis tulisan fiksi
3.      Untuk mengetahui jenis-jenis tulisan non fiksi
4.      Untuk mengetahui fungsi dari jenis-jenis tulisan non fiksi


BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Jenis-jenis tulisan fiksi
Dalam (kuncoro, 2009) tulisan fiksi meliputi prosa (cerita pendek atau cerpen, novel, roman), dan puisi (sajak, lirik, nyanyian). Namun selain itu, ada banyak pendapat mengenai jenis-jenis tulisan dari beberapa ahli, di bawah adalah kesimpulan dari beberapa pendapat yang di kemukakan para ahli tersebut.
1.      Cerpen
Nina (2011:9) mendefinisikan cerpen sebagai salah satu bentuk satu karya sastra yang memusatkan pada satu peristiwa pokok dan rentetan kejadian-kejadian itu sendiri satu-persatu.
2.      Novel
Novel merupakan cerita yang melukiskan pengalaman manusia yang isinya lebih singkat atau pendek , namun pengembangan alurnya lebih panjang daripada cerpen dan belum ada penyelesaian yang sempurna.
3.      Hikayat
Berasal dari bahasa arab yang berarti cerita. Hikayat adalah cerita khayal tentang kehidupan raja-raja. Para menteri dan hulubalangnya dengan penuh keindahan, kesaktian, dan keanehan serta ceritanya diselingi dengan peperangan.
4.      Roman
Roman menurut Atmazaki (2005:41) diartikan sebagai bentuk karya sastra pencintaan, pengertian ini didasarkan pada kenyataan bahwa roman sering mengungkapkan kisah percintaan muda–mudi, apabila ditinjau dari isi roman dibagi atas : roman sejarah, roman picisan, roman jiwa, roman detektif, roman adat.
5.      Dongeng
Merupakan percakapan yang dituturkan atau diceritakan kembali dari mulut ke mulut. Ceritanya buatan semata-mata, khayal, lucu, dan ajaib.
6.      Legenda
Legenda adalah dongeng khayal yang semata-mata dihubungkan dengan asal-usul suatu tempat atau daerah, gunung, kota, dan sebagainya.
7.      Sage
Sage adalah dongeng yang berhubungan dengan peristiwa atau mengandung unsur-unsur sejarah.
8.      Komik
Komik adalah suatu cerita yang dilukiskan melalui serangkaian gambar-gambar.
9.      Fabel
Fabel adalah dongeng yang menceritakan tentang binatang-binatang yang bertingkah laku seperti manusia. Dongeng binatang kebanyakan mengandung nasihat atau pengajaran kepada anak-anak melalui kiasan yang terkandung didalam cerita karena itu dongeng binatang atau fabel mengandung unsur didaktif dan edukatif.

2.2  Fungsi dari jenis-jenis tulisan fiksi
1.      Fungsi rekreatif, yaitu memberikan rasa senang, gembira, serta menghibur para penikmat atau pembacanya.
2.      Fungsi didaktif, yaitu mengarahkan dan mendidik para penikmat atau pembacanya karena nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang terkandung didalamnya.
3.      Fungsi estetis, yaitu memberikan keindahan bagi para penikmat atau para pembacanya.
4.      Fungsi moralitas, yaitu fungsi yang mengandung nilai moral sehingga para penikmat atau pembacanya dapat mengetahui moral yang baik dan tidak baik bagi dirinaya.
5.      Fungsi relegiusitas, yaitu mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan teladan bagi para penikmatnya atau pembacanya.
2.3  Jenis-jenis tulisan non fiksi
Di lihat dari bentuk dan isinya, menurut kuncoro, 2009.
1.      Esai
Esai adalah sebuah komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subyek tertentu.
2.      Reportase
Reportase adalah laporan lengkap ataupun interpretatif berupa pemberitaan penyelidikan (investigative reporting) sebagai hasil dari pengkajian fakta-fakta lengkap dengan latar belakang dan kecenderungan yang mungkin terjadi di masa mendatang (Taufik, dalam kuncoro 2009)

3.      Artikel Opini
Opini adalah tulisan lepas yang berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontoversi dengan tujuan untuk memberitahu (informatif), memengaruhi dan menyakinkan atau juga bisa menghibur bagi pembacanya (bersifat recreative)
4.      Kolom
Kolom adalah sebuah rubrik khusus di media massa cetak yang berisikan karangan atau tulisan pendek, yang berisikan pendapat subyektif penulisnya tentang suatu masalah (samsul, 2003)
5.      Tajuk Rencana
Tajuk rencana merupakan artikel utama dalam surat kabar yang berisi pandangan atau pendapat redaksi terhadap peristiwa/isu yang sedang hangat dibicarakan pada saat surat kabar itu diterbitkan.
6.      Resensi buku (Book Review)
Menganalisa suatu buku dengan tujuan bisa berupa mengajak orang-orang untuk ikut membaca buku tersebut.

2.4  Fungsi jenis tulisan non fiksi
1.      Sebagai penafsir dan penerjemah berita bagi surat kabar
2.      Sebagai wahana diskusi dan sosialisasi gagasan, kontribusi pemikiran dalam kerangka mencari solusi, serta proses sarana aktualisasi dan eksistensi diri bagi penulis.
3.      Menjelaskan berita
4.      Menjelaskan latar belakang
5.      Meramalkan masa depan
6.      Menyampaikan pertimbangan moral